

By:
Bunga Prisa R.A.
Avinda Shaina M.
BAB I PENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Alasan kami mengambil tema sepeda dan kesehatan adalah karena pada saat ini sepeda bukan lagi hal yang di anggap tidak biasa, tetapi sepeda sudah mulai kembali di gemari kembali baik dalam kalangan orang dewasa maupun murid-murid sekolah. Jadi disini kami ingin mengetahui beberapa hal lebih mendalam tentang sepeda dan apa saja manfaat sepeda itu bagi kesehatan kita.
B. Rumusan Masalah
Dari tema ini, masalah yang sekiranya akan kami bahas adalah sebagai berikut:
v Apa definisi sepeda?
v Apa saja jenis sepeda yang ada pada saat ini?
v Dan apa saja manfaat sepeda bagi kesehatan dan lingkungan kita?
C. Tujuan
Mengetahui lebih dalam tentang sepeda dan manfaatnya bagi kesehatan dan juga menarik minat untuk mencoba berkendaraan alternativ seperti sepeda
D. Manfaat
Dari karya ilmiah kami ini kita bisa mengetahui banyak hal tentang sepeda yang mungkin banyak orang belom menyadari akan manfaat sepeda yang bisa banyak membantu kita baik dalam kesehatan maupun lingkungan dan semua itu akan kita bahas lebih mendalam pada bab selanjutnya
BAB II PEMBAHASAN
Pada bab ini kami akan menjabarkan seluruh rumusan masalah yang telah kami pilih dan kami bandingkan minimal dua artikel dalam pertanyaan tersebut
A. Definisi Sepeda
Definisi sepeda yang kami dapat bermacam macam diantaranya:
“Kendaraan beroda dua atau tiga, mempunyai setang, tempat duduk, dan sepasang pengayuh yg digerakkan kaki untuk menjalankannya.”
Sumb: Wikipedia & ArtiKata
Dari kedua sumber artikel di atas semuanya memiliki pendapat yang sama tentang definisi dari sepeda .
B. Jenis-Jenis Sepeda
Beberapa jenis sepeda yang kami dapatkan bermacam macam diantaranya:
-Berikut adalah sepeda yang digolongkan dari lintasan yang akan di tempuh
v Sepeda gunung-digunakan untuk lintasan off-road dengan rangka yang kuat, memiliki suspensi, dan kombinasi kecepatan sampai 27.
v Sepeda jalan raya-digunakan untuk balap jalan raya, bobot keseluruhan yang ringan, ban halus untuk mengurangi gesekan dengan jalan, kombinasi kecepatan sampai 27
v Sepeda BMX-BMX merupakan kependekan dari bicycle moto-cross, banyak digunakan untuk atraksi
v Sepeda mini-termasuk dalam kelompok ini adalah sepeda anak-anak, baik beroda dua maupun beroda tiga
v Sepeda angkut-termasuk dalam kelompok ini adalah sepeda kumbang, sepeda pos
v Sepeda lipat-merupakan jenis sepeda yang bisa dilipat dalam hitungan detik sehingga bisa dibawa ke mana-mana dengan mudah
v Sepeda Balap - Sepeda yang model handlernya setengah lingkaran dan digunakan untuk balapan
Sumb: Wikipedia
-Adapula yang membagi jenis sepeda dari suspensinya atau peredam kejut diantaranya:
- Fully Rigid : Jenis ini memiliki rangka yang kaku, tanpa ada suspensi baik depan maupun belakang.
- Hardtail : Jenis ini memiliki bagian depan yang bersuspensi, sedangkan frame dengan bagian chain stay kaku tanpa ada suspensi.
- Softtail : Frame-nya menggunakan suspensi yang disebut dengan “elastomer“, fungsinya adalah untuk menggerakkan frame melewati medan yang tidak rata.
- Dual/Full Suspension : Sepeda jenis ini memiliki suspensi untuk bagian garpu depan dan bagian chain stay. Mekanisme kerja peredam kejut di bagian chain stay menggunakan penggerak (Pivot) yang menghubungkan lower dan upper chain stay, sehingga membuat ban belakang dapat naik-turun mengikuti kontur medan yang dilalui.
-Berdasarkan cara mengendarai dan jenis medan, sepeda dapat dikategorikan dalam lima jenis :
- Cross Country (XC)
sepeda jenis ini dapat digunakan untk melibas segala jenis trek yang bervariasi seperti tanjakan, turunan, aspal maupun kubangan lumpur. Namun, sepeda ini memang tidak dirancang untuk turunan yang sulit, khusus untuk turunan yang sulit lebih pas kalo kita gunakan sepeda jenis Downhill (DH). Sepeda jenis ini biasanya menggunakan bahan logam yang ringan.
- Enduro/All Mountain (AM)
Sepeda ini memiliki karakteristik yang hampir sama dengan jenis XC, perbedaan utamanya adalah pada bobot. Sepeda AM lebih berat dibandingkan dengan XC. Bobot yang lebih berat ini dimaksudkan untuk mengantisipasi medan yang lebih ekstrim. Selain daripada itu, ukuran rangka-nya juga biasanya lebih besar dari XC.
- Freeride (FR)
Julukan freeride ini mengikuti jenis aliran yang ingin mendobrak keteraturan yang hanya melewati jalur atau medan yang dilewati bagi penggemar sepeda FR, segala medan bisa saja dilalui, kalo ada tembok, ya diloncati pake sepeda, kalo ada trotoar atau separator busway juga bisa dilibas. Bagi mereka sepeda freeride adalah “No Way End for My Bike“. Berat sepeda jenis ini bisa lebih berat dari jenis AM dan XC.
- Downhill (DH)
Sepeda jenis ini memang dirancang untuk dapat digunakan pada jalur yang penuh dengan turunan. Sepeda jenis ini juga memiliki berat yang lumayan dan biasanya terbuat dari logam yang cukup tebal dan berat (Berat sepeda sangat berguna untuk meluncur mengikuti gravitasi bumi..). Ciri yang kasat mata lainnya selain bentuknya yang menyerupai motor trail tanpa mesin, adalah jumlah gear depan dan belakang yang biasanya lebih sedikit. Suspensi depan biasanya memiliki travel berkisar antara 150 mm sampai dengan 200 mm, hal ini dimaksudkan agar getaran yang timbul dapat teredam dengan baik. Sedangkan suspensi belakang menggunakan travel berkisar antara 7 sampai 8 inchi.
- Dirt Jump/Urban and Street (DJ)
Umumnya sepeda DJ memiliki frame yang hampir sama dengan jenis sepeda BMX (singkatan dari B=Bicycle M=Moto X=Cross), tetapi memiliki diameter yang lebih besar antara 30% – 40%. Jika BMX memiliki diameter ban 20 inchi, sepeda DJ menggunakan diameter 24″. Jenis sepda DJ ini digunakan untuk dapat melewati segala kontur yang sudah dibuat (biasanya diwilayah perkotaan) seperti trotoar, tangga, tembok dan sebagainya
Sumb: poinmascyclingclub.wordpress
C. Manfaat Sepeda
Beberapa manfaat sepeda dari berbagai artikel:
1. Membakar kalori tubuh
Sudah sempat dibahas di atas, bahwa bersepeda akan membantu membakar kalori tubuh. Berapa banyak kira-kira kalori yang dibakar? Sebagai contoh, seorang wanita dengan berat tubuh 50,39 bersepeda sejauh 19-22 kilometer dalam waktu satu jam. Maka dalam satu jam tersebut ia telah membakar 488 kalori tubuhnya. Memang tak semua orang mengalami pembakaran jumlah kalori yang sama, semua tergantung pada berat tubuh dan kelebihan lemak yang dimiliki. Namun, rata-rata bersepeda selama 60 menit setiap hari akan membantu membakar kurang lebih 300-500 kalori tubuh.
2. Melatih semua otot tubuh
Tak hanya otot kaki, tangan dan perut saja, namun seluruh otot tubuh bagian atas pun juga dilatih. Bahkan menurut Erik Moen, seorang terapis fisik yang kerap menangani para atlit, mengatakan bahwa jantung juga ikut berlatih dengan bersepeda ini. Saat berpacu di atas sepeda, denyut jantung turut berpacu sesuai usia dan kayuhan, seperti dilansir oleh Womenshealth.
Namun perlu dicermati, untuk Anda yang mengidap asma atau penyakit jantung, selalu konsultasikan dengan dokter Anda sebelum berpacu di atas sepeda. Masing-masing tubuh memiliki kemampuan yang berbeda-beda sesuai kondisinya.
3. Sebagai relaksasi tubuh
Banyak yang berpikir dengan berlatih dan berolahraga maka tubuh akan lemas dan tak berdaya. Asumsi ini tak sepenuhnya benar, karena dengan berolahraga secara rutin, justru tubuh akan lebih segar dan bugar. Apalagi peredaran darah akan jauh lebih lancar, sehingga oksigen dapat tersalurkan pada seluruh bagian tubuh dengan efektif.
Rasa lemas yang dialami muncul hanya pada beberapa hari pertama saja, namun jika Anda sudah rutin melakukannya, maka otot akan lebih kuat, dan tubuh lebih bugar.
Sumb: gugling
- Meningkatkan kualitas system cardiovascular (yang berhubungan dengan jantung dan system peredaran darah).
- Meningkatkan kekuatan dan fleksibelitas otot.
- Meningkatkan mobilitas sistem persendian.
- Menurunkan tingkat stress.
- Membantu dalam pembentukan postur tubuh.
- Menguatkan tulang
- Menurunkan tingkat kegemukan.
Sumb: jarambah
D.Lampiran (Tabel&Grafik)
Pada bagian ini kami menambahkan sample pemakai sepeda beserta manfaat yang dia rasakan dari menggunakan sepeda dalam jangka waktu seminggu yaitu:
Tabel
| No. | Nama | Waktu | Manfaat |
| 1 | Ikyu | 3 jam | Biar kurus |
| 2 | Aji | 3 jam | Biar sehat |
| 3 | Bagas | 4 jam | Biar tinggi |
| 4 | Adit | 2 jam | Biar ga bosen |
| 5 | Alizar | 3 setengah jam | Supaya sehat |
| 6 | Tara | 3 jam | Soalnya sehat |
| 7 | Kusuma | 1 jam | Jarang soalnya |
| 8 | Feisol | 2 jam | Biar sehat |
| 9 | Aldo | 1 jam | Biar cool |
| 10 | Aldy | 1 jam | Supaya sehat |

BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan
Jadi, bersepedah itu selain bermanfaat untuk refreshing dan hiburan tapi, ada juga orang yang berpendapat bahwa sepeda itu bias untuk menjaga kesehatan. Selain itu dengan menggunakan sepeda, kita juga dapat mengurangi polusi udahra yang dapat merusak lingkungan.
B.Saran
Sebagai masyarakat pada jaman sekarang, sebaiknya menggunakan sepeda. Karena seperti yang kita lihat dari hasil karya ilmiah ini, bersepeda memiliki banyak manfaat apalagi kita sebagai generasi muda. Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan mengubah dunia? Jangan biarkan pencemaran merusa kehidupan anak cucu kita nanti.
Daftar Pustaka



